Kenapa seseorang selalu mengatakan sulit untuk mencapai yang diinginkan? Baik dalam bidang apapun atau bagaimanapun kuat usahanya. Dengan berbagai alasan seseorang mengatakan sudah melakukan itu atau ini, tetapi hasilnya masih tetap sama bahkan seperti jalan di tempat saja.
Wajar bila seseorang menemukan permasalahan seperti di atas. Menurut saya, faktor-faktor yang menjadikan timbul masalah tersebut sangatlah banyak seperti contoh di bawah ini :
- tujuan yang belum kuat
- rencana kerja yang kurang sempurna
- tidak terdapat komitmen
- kurangnya semangat kerja
- sikap dan sifat Anda sendiri seperti tidak percaya diri, malas, atau yang lainnya
- belum terwujud kerja sama (teamwork)
- Dan lain-lainya
Jadinya Anda bingung, sebenarnya yang menjadi inti masalahnya apa. Itulah yang sedang saya tulis ini. Sekali lagi, menurut saya faktor penentu dari faktor-faktor di atas yaitu FOCUS.
Fokus seseorang terhadap apa yang sedang dihadapi itulah yang menentukan berhasil tidaknya suatu usaha dari orang tersebut. Pertanyaannya yaitu apa itu FOCUS?
Fokus atau orang menyebutnya KONSENTRASI dapat dimiliki seseorang bila muncul ketertarikan orang tersebut dengan apa yang sedang dilakukannya. Anda tidak dapat mengatakan bahwa saya sudah tertarik akan hal yang sedang saya lakukan. Karena itu dapat dijawab oleh individu sendiri-sendiri. Sampai sedalam apa ketertarikan saya di hati saya pada apa yang sedang saya lakukan. Semakin dalam ketertarikan seseorang di dalam hatinya maka semakin fokus orang tersebut akan hal yang sedang dilakukan. Buktinya, cobalah minta cerita pada seseorang yang dia tertarik maka dia akan cerita begitu mengesankan walaupun orang tersebut seorang yang pendiam sekalipun. Mengapa bisa begitu, karena bila seseorang telah tertarik hingga dalam di hatinya akan sesuatu hal maka akan terpancar keluar dan tampak disetiap energinya, ambisinya, dan kemampuan alamiah yang dia punyai. Signal atau tanda itulah yang kita tangkap saat kita mendengarkan secara empati pada orang tersebut.
Barulah, setelah Anda munculkan ketertarikan Anda akan hal yang sedang dilakukan maka akan muncul dengan sendiri seperti alasan di atas dengan kadar yang begitu besar seperti:
- tujuan yang jelas dan nyata
- rencana kerja yang sempurna
- komitmen yang kuat
- semangat kerja yang tinggi
- terwujudnya kerja sama (teamwork)
Tinggal sekarang, bagaimana agar seseorang dapat tertarik begitu dalam dihatinya? Caranya hanya satu yaitu Find what it is that interests you and that you can do well. Jadi, semua kembali pada diri Anda sendiri karena yang lebih tahu masalahnya adalah Anda sendiri dan itu adalah masalahnya Anda sendiri sehingga Anda sendiri yang harus dapat merubah cara pandang (paradigma) Anda. Orang yang ada di sekeliling Anda hanya dapat membantu menemukan solusinya tetapi bukan memberikan solusinya karena Anda sendiri yang harus mendapatkan solusi tersebut.
SEMOGA BERMANFAAT.
Filed under: umum

Benar, apabila kita kita menfokuskan diri dengan apa yang benar2 kita inginkan niscaya akan terwujud. Bukankah itu sudah dibuktikan oleh orang2 sebelum kita? Tp kadang kita tidak bisa menrima suatu kegagalan, pdahal kita sering ngomong “kegagaln adlah keberhasilan yang tertunda”. Tp knapa mesti terus terlena oleh kegagalan? yang ujung2nya jadi ragu2 bahkan patah semangat..Seharusnya kita befikir dan mengoreksi apa dan mengapa terjadi kegagalan, agar kta tidak mengulangi kegagaln lagi dan mejadikan spirit untuk lebih mewujudkan apa yang kita iginkan. Seorang ilmuwan terkenalpun pasti mengalami kegagalan dalam perjalanan penemuannya..akan tetapi dengan keyakinan dan fokus dengan apa yang dilakukan akhirnya berhasil juga kan….Jadi knapa kita takut dan meratapi akan kegagalan? ingat tuh lagu bang Rhoma Irama ” berakit-rakit kehulu, berenang ketepian ” bener nggak?…he..he Good Luck.
Bagus artikelnya, fokus adalah salah satu kunci sukses. Sebenarnya bukan hal yang baru lho, tetapi kita sering meremehkan hal ini dan lupa. Bagaikan sinar laser yang fokus ke satu tujuan yang jelas akan memiliki kekuatan tembus yang besar. Daripada bercabang-cabang, kemana-mana dan lemah, gagal di semua bidang. Soalnya banyak orang yang bertipe seperti ini, memiliki penyakit tak puas diri , ingin mencapai semua hal melampau batas kemampuannya.
yok opo kabare, mandor Ali ?