Perubahan pasti akan terjadi. Bahkan setiap detik selalu Anda mengalami perubahan. Apa itu? Yaitu umur Anda, setiap detik umur Anda bertambah. Itu contoh yang paling sederhana. Contoh kecil lagi, coba Anda yang biasa menulis dengan tangan kanan maka tulis nama Anda dengan menggunakan tangan kiri. Dapat Anda lakukan? Ada yang mengatakan mudah karena sering dilatih tangan kirinya, ada yang mengatakan bisa tapi lama, ada yang mengatakan tidak bisa karena suatu alasan tertentu. Itulah perubahan! Setiap perubahan selalu mendatangkan tantangan.
Bila berbicara definisi perubahan, memang betul seperti yang Anda pikirkan yaitu membuat perbedaan atau transisi atau yang lainnya. Saya yakin setiap individu pasti akan dapat mendefinisikan secara tepat akan arti perubahan. Anda harus tahu beda antara perubahan dan pengaturan perubahan. Pengaturan perubahan sebenarnya, menurut saya yaitu bukan suatu peristiwa tetapi suatu proses untuk membantu seseorang atau kelompok memahami dan mendukung perubahan yang terjadi.
Untuk menerima suatu perubahan memang betul Anda harus mempersiapkan 5M (Method, Machine, Man, Material, Management), program kerja, ataupun 5W (What, When, Why, Who, Where) ataupun yang lainnya. Tetapi menurut saya, yang paling penting yaitu persiapan yang terdapat didalam diri Anda sendiri yaitu hati atau perasaan atau emosi. Karena musuh yang paling berat adalah diri Anda sendiri. Dampak dari adanya perubahan pada diri seseorang yaitu mengalami kecenderungan perasaan di dalam diri Anda seperti urutan di bawah ini dari mulai yang ringan (no. 1) ke yang berat (no.7):
- Shock
- Cemas
- Menolak
- Takut
- Frustasi
- Bingung
- Stress
Sekarang, apakah Anda selalu melewati fase endings tersebut di atas. Apakah tidak bisa Anda tidak mengalami fase endings? Pertanyaan yang begitu besar yaitu pertama, apa yang mempengaruhi perubahan dan kedua, bagaimana cara untuk dapat menerima perubahan tersebut?
Hal yang paling mendasar yang mempengaruhi perubahan tersebut yaitu emosi. Saya mengutip kata-kata dari Daniel Goleman bahwa sebagai pemimpin, bagaimana Anda mengelola emosi Anda, akan berpengaruh terhadap orang-orang di sekitar Anda dalam menerima perubahan. Menurutnya, emosi menentukan 50-70% dari suasana di tempat kerja dan suasana tersebut menentukan 20-30% dari kinerja perusahaan. Jadi kemampuan seseorang dalam mengendalikan emosi akan mempengaruhi perubahan yang ada. Ini harus dimulai dari diri Anda sendiri baru team Anda dan terakhir organisasi Anda.
Cara untuk dapat menerima perubahan tersebut yaitu dengan mengubah cara pandang (paradigma) Anda dalam melihat segala sesuatu yang ada di sekeliling Anda (apa itu cara pandang?). Dua hal penting yang harus dilakukan yaitu mengendalikan emosi dan mengubah cara pandang dalam melihat segala sesuatu yang ada di sekeliling. Bila Anda dapat melakukan dua hal tersebut maka fase endings tidak sampai pada tahap paling bawah yaitu stress.
Tanda seseorang dapat menerima perubahan yaitu dari tahap dasar hingga tahap yang mendalam seperti urutan di bawah ini:
- Kreatif
- Berkembang
- Menerima
- Bersemangat
- Antusias
- Berkomitmen
Tinggal sekarang bergantung dari Anda sendiri, tidak ada sesuatu bila tidak ada awalnya. Kapan akan Anda mulai?
Apakah Anda akan mengikuti falsafah seperti film Keanu Reeves dalam “The Day The Earth Stood Still” bahwa seseorang atau kelompok akan mengalami perubahan bila telah sampai pada batas ambang. Mohon Anda artikan sendiri dari kalimat tersebut baik dampak positif maupun dampak negatif dari falsafah tersebut.
SEMOGA BERMANFAAT.
Filed under: umum
